Jumat, 26 Februari 2010

TIPS MERAIH KEHIDUPAN HAKIKI

Alloh Ta`ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوْا ِللهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ يَحُولُ بَيْنَ المَرْءِ وَقَلبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيهِ تُحْشَرُونَ. الأنفال 24
Wahai orang orang yang beriman penuhilah seruan Alloh dan Rosulnya apabila dia menyerumu kepada apa yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah sesungguhnya Alloh membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada Nya lah kamu akan dikumpulkan. (Al Anfal 24).



“Diantara kandungan ayat yang mulia ini adalah bahwa kehidupan yang bermanfaat hanyalah bisa diraih dengan mau memenuhi atau menyambut seruan Alloh dan Rasul Nya -Shollallohu Alaihi Wa Sallam-. Maka siapa saja yang tidak mau memenuhi atau menyambut seruan Alloh dan Rosul Nya, hakikatnya tidak ada kehidupan baginya. Sekalipun dia mempunya kehidupan, tapi ala binatang yang bersekutu antara dia dan binatang yang paling hina sekalipun”.
Karena itu Alloh mensifati yahudi –kawanan monyet dan babi- dengan firman Nya :

ولتجدنهم أحرص الناس على حياة ومن الذين أشركوا يود أحدهم لو يعمر ألف سنة وما هو بمزحزحه من العذاب أن يعمر والله بصير بما يعملون.

Dan sungguh engkau (Muhammad) akan mendapati mereka (orang orang Yahudi), manusia yang paling tamak akan kehidupan dunia, bahkan lebih tamak dari orang orang musyrik, masing masing dari mereka ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab, dan Alloh maha melihat apa yang mereka kerjakan. (Al Baqoroh 96).

Orang orang yahudi tidak perduli -karena ketamakannya- akan bentuk kehidupan dunia yang dia inginkan,apakah itu kehidupan yang hina, jelek, tanpa aturan, semau sendiri, penuh dosa dan maksiat, bagi mereka yang penting hidup.
(marilah kita renungi!!! wahai saudaraku, apakah sifat seperti itu juga ada pada kita?!,yang penting bisa hidup???!!!bisa makan,bisa senang dan puas, sekalipun harus melindas semua aturan Alloh dan Rosulnya, tak perduli???!!!. Nas alulloha li wa lakum al `afiyah. Allohumma hifdhoka wa luthfaka !!!).

Maka kehidupan yang hakiki dan baik adalah kehidupan seorang yang memenuhi dan menyambut seruan Alloh dan Rosul Nya baik lahir maupun batinnya.Merekalah hakikatnya orang orang yang benar benar hidup, meskipun telah tiada (mati) jasad jasad mereka. Sedang selain mereka adalah orang orang yang hakikatnya mati, meskipun hidup badan badan mereka.

Karena itu manusia yang paling sempurna kehidupannya adalah mereka yang paling sempurna didalam memenuhi dan menyambut dakwah Rosululloh shollallohu alaihi wasallam. Sebab semua yang didakwahkan oleh Rosululloh –shollallohu alaihi wasallam- padanyalah kehidupan. Maka berkurang dan cukupnya suatu kehidupan yang hakiki bergantung kepada sempurna dan kurangnya dalam memenuhi dan menyambut dakwah atau seruan Rosululloh –shollallohu alaihi wasallam-.

Untuk meraih seperti ini, hendaklah berlomba orang yang akan berlomba. Wal hamdulillah bini`matihi tatimmus shoolihaat.

(Lihat kitab Al Fawaid, Al Imam Syamsudin Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Ta`liq dan Takhrij Syaikh Ali Hasan, hal 155).



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template