Jumat, 26 Februari 2010

SYAIKH IBNU BAZ RAHIMAHULLOH "MELIHAT BETIS WANITA PINANGAN"

AS Syaikh Abdul Aziz Ibn Abdulloh Ibn Baz Rahimahulloh

Beliau ditanya tentang tafsir ayat 44 surat An Naml,

قيل لها ادخلي الصرح فلما رأته حسبته لجة وكشفت عن ساقيها قال إنه صرح ممرد من قوارير قالت رب إني ظلمت نفسي وأسلمت مع سليمان لله رب العالمين

Dikatakan kepadanya (Balqis) “masuklah kedalam istana, maka ketika dia (Balqis) melihat (lantai istana) itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya (penutup) kedua betisnya, dia (Sulaiman) berkata “sesungguhnya ini hanyalah lantai istana yang dilapisi kaca. “dia (Balqis) berkata “Ya Tuhanku sungguh aku telah berbuat dholim terhadap diriku. Aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Alloh, Tuhan seluruh alam”.


Syaikh Ibn Baz rahimahulloh menjawab “Ayat tersebut jelas, tidak ada padanya kesamaran, ini adalah istana Sulaiman yang dilapisi kaca, yang dikira oleh Balqis air, maka dia singkap kedua betisnya, dia kira itu kolam air dan ternyata bukan. Kemudian jelas baginya kebenaran dakwah yang diserukan Sulaiman kepadanya yaitu tentang agama Alloh dan mentauhidkan Alloh. Lalu dia kabarkan bahwa dia telah mendholimi dirinya sendiri dengan kekufuran (dia selama ini), dan dia menyatakan berserah diri bersama sulaiman kepada Alloh robb semesta alam, dengan masuk kedalam agama islam, dan menerima dakwah Sulaiman yang mengajaknya kepada islam. Kemudian setelah itu Sulaiman `alaihissalam menikahinya. Dan yang dimaksud oleh ayat ini jelas, bahwa tersingkapnya kedua betis (Balqis) menumbuhkan dorongan bagi Sulaiman ketika ia melihat kedua kakinya untuk menikahinya, sebagaimana disebutkan oleh para ahli tafsir. Maka -dari situ- boleh bagi laki laki yang meminang atau ingin menikahi seorang wanita, untuk melihat kedua kakinya (betisnya), wajahnya, tangannya, tidak mengapa baginya itu. (karena) tersingkapnya kedua betis (Balqis) tsb, menjadi pendorong bagi Sulaiman untuk menikahinya –sebagaimana disebutkan para ahli tafsir-. Adapun dia mendesain istananya dengan bentuk seperti itu, dikarenakan adanya sebab yang menurut Sulaiman -`Alaihssalam- (maslahah). Jazakumulloh Khoiron.

(Fatawa Nur `Ala Darb, Syaikh Ibn Baz.) dinukil oleh Abul Fida As Salafy
- Sahab Net As Salafiyah-



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template